Memperbaiki instalasi GRUB di Ubuntu.
kemarin saya ditelpon oleh teman saya.. dia mau meminjam DVD repo Ubuntu yang saya miliki. sewaktu saya tanyakan untuk apa. dia bilang dia ingin menginstall ulang Ubuntunya, dikarenakan GRUB-nya sudah ditimpa oleh windows XP.. jadi kali ini saya ingin menjelaskan cara memperbaiki grub tanpa menginstall ulang Ubuntu anda..
yang perlu disiapkan : * sekeping live-cd ubuntu *
- boot sistem anda menggunakan live-cd ubuntu anda, sampai muncul tampilan desktop
- buka terminal(console)
- pertama kita akan menentukan lokasi dari partisi grub berada yaitu yang memiliki folder “/boot” didalamnya.. lokasi secara default berada sama dengan patisi “/”(root). contoh pada kasus saya “/boot” ada di partisi “hda8″. Tapi pada grub penamaannya agak berbeda jadi “hda8″ harus kita konversi dalam format penomoran grub dengan format (hd0,0).
penomoran pada grub dimulai dari angka 0, jadi bila misal “/boot” ada di hda8 yaitu HD pertama dan partisi ke-8. maka penomorannya menjadi (hd0,7). - ketik “sudo grub” di console sampai keluar “>”
- kalau masih lom yakin lokasi partisi benar coba cek dengan “find /boot/grub/stage1″
- masukkan lokasi grub “root (hd0,7)”
- kita installkan grub ke mbr “setup (hd0)” lalu keluar grub dengan “quit”
saat ini grub anda sudah terinstall kembali jadi tidak perlu lagi melakukan instalasi ulang yang letihkan.
Menjalankan Jboss server
Untuk menjalankan jboss server, download dulu dong servernya hehehe di http://labs.jboss.com/jbossas/.
Setelah itu extract filenya, yang aku pakai adalah yang versi 4.2.1. Folder-folder yang ada diantaranya adalah bin, server, dll, dua folder itu aja sih yang dipakai untuk pemula kayak aku.
Untuk menjalankan server, masuk ke folder bin. Untuk di windows, jalankan run.bat, untuk di linux jalankan run.sh. Udah deh jalan. Ups tapi kalo anda memakai proxy untuk berinternet yang memakai port 8080, maka server akan error, karena port default 8080. Errornya adalah karena bentrok dengan http-proxy.
Untuk memperbaiki hal ini, masuk ke folder server/default/deploy/jboss-web.deployer. Ada sebuah file dengan nama server.xml disana. Buka dengan text editor kemudian cari bagian port (cari aja tulisan 8080) kemudian ganti dengan port lain misal 8081.
Jalankan kembali server. Setelah itu buka dengan web browser, masuk ke http://localhost:8080 untuk yang default dan http://localhost:<port> jika nilai portnya diubah.
Begitu cara singkat menjalankan Jboss apps server. Selanjutnya adalah bagaimana membuat aplikasi dengan Jbossnya.
COMPIZ FUSION APA dan BAGAIMANA..?
INSTALASI COMPIZ-FUSION
1. siapkan internet anda ![]()
2. tambahkan alamat repository untuk compiz-fusion terbaru dan ter up to date. langsung dari para developernya di git opencompositing
% sudo gedit /etc/apt/sources.list >> ganti gedit dengan kate untuk KDE
tambahkan line ini
deb http://download.tuxfamily.org/3v1deb feisty eyecandy
ambil key untuk izin akses server repositorinya
% KEY=81836EBF; gpg –keyserver subkeys.pgp.net –recv $KEY && gpg –export –armor $KEY | sudo apt-key add -
update sistem
% sudo apt-get update
3. install paket-paket untuk compiz
% sudo apt-get install compiz-core compiz-fusion-plugins-main compiz-fusion-plugins-extra compiz-fusion-unofficial compiz-fusion-unsupported emerald emerald-themes
4. tekan alt+F2 lalu ketik
compiz –replace -c emerald
5. untuk melakukan konfigurasi efek buka System>>Pref*>>CompizConfig Setting Manager. dan Emerald Theme Manager untuk decoratornya. bila themes tidak langsung berubah ulangi langkah 4.
INSTALASI XGL for COMPIZ-FUSION
Lakukan langkah ini bila vga anda tidak mensupport indirect-rendering(AIGLX) seperti pada beberapa kartu grafis ATI yang menggunakan fglrx.
1. install xgl
% sudo apt-get install xserver-xgl
2. membuat launcher untuk xgl
% sudo gedit /usr/local/bin/startxgl.sh > atau kate
isi dengan
#!/bin/sh
Xgl :1 -fullscreen -ac -accel xv:pbuffer -accel glx:pbuffer &
DISPLAY=:1
cookie=”$(xauth -i nextract – :0 | cut -d ‘ ‘ -f 9)”
xauth -i add :1 . “$cookie”
exec dbus-launch –exit-with-session gnome-sessionganti baris terakhir menjadi exec kdestart bila menggunakan KDE
3. atur permission launcher
% sudo chmod a+x /usr/local/bin/startxgl.sh
4. membuat session baru untuk xgl
- gnome
% sudo mkdir -p /etc/X11/sessions
% sudo gedit /etc/X11/sessions/xgl.desktop
- KDE
% sudo kate /usr/share/xsessions/xgl.desktop
isi dengan
[Desktop Entry]
Encoding=UTF-8
Name=Xgl
Exec=/usr/local/bin/startxgl.sh
Icon=
Type=Application
4. logout lalu login ke session Xgl dan selanjutnya bisa mengikuti langkah 4-5 di bagian instalasi compiz-fusion
COMPIZ JALAN OTOMATIS SAAT LOGIN (works on gnome)
buat sebuah launcher
% sudo touch /etc/xdg/autostart/compiz.desktop
% sudo chmod 644 /etc/xdg/autostart/compiz.desktop
% sudo gedit /etc/xdg/autostart/compiz.desktop
isi dengan
[Desktop Entry]
Encoding=UTF-8
Name=compiz-fusion
Exec=compiz –replace -c emerald
Icon=
Type=Application
Terminal=false
REPO on my PC(part 2:APT-MOVE)
Seperti pada tutorial saya sebelumnya saya mencoba membuat repository dengan paket-paket yang tersimpan di /var/cache/apt/archive agar dapat digunakan di komputer lain yang tidak terhubung internet.
saat ini saya sedang mencoba cara memilah-milah paket-paket debian agar dapat sesuai skema hirarki penempatan paket seperti yang ada di DVD repo atau server repository. dan saya mendapat suatu hint namanya “apt-move”.. nah sekarang bagaimanakah cara menggunakannya?
- install dulu apt-move nya di komputer sumber
- menyiapkan konfigurasi apt-move
% sudo mkdir ~/debian
% sudo gedit /etc/apt-move.confcari baris ini
LOCALDIR=
saya ubah menjadi
LOCALDIR=~/debian
- sekarang kita rapihkan daftar repository nya

% sudo apt-move get
% sudo apt-move move
% sudo apt-move packagessekarang paket-paket sudah tersusun rapih di ~/debian/pool
- celakanya saat menggunakan apt-move packages hanya versi stable saja yang di regen jadi harus buat sendiri listnya.
% sudo dpkg-scanpackages debian/pool/ /dev/null | gzip -9c > debian/dists/stable/main/binary-i386/Packages.gz
- copy seluruh folder debian ke FD
% sudo cp ~/debian /media/ORE\ SANJOU/
copy seluruh folder debian di FD ke PC
% sudo cp /media/ORE\ SANJOU/debian /media/WHATECER/
- tambahkan repository ke apt
% sudo gedit /etc/apt/sources.list
line yang ditambahkan
deb file:/media/WHATECER/debian stable main
update list
% sudo apt-get update
saat ini repository sudah siap digunakan
% sudo apt-get install apt-move
notes :
* masih mencari tahu cara melakukan penempatan yang lebih terperinci seperti penempatan aslinya.
work to do :
* tinggal mencoba menerapkan untuk membuat CD repo
atau solusi lain menggunakan APTonCD.
Repo on my own PC (revisi)
*** maaf sebelumnya tutorial yang sebelumnya ada kesalahan ***
Dulu saya sering mengalami masalah dimana aplikasi yang diberikan DVD repo dirasa belum cukup. saya memiliki sebuah PC tapi tidak terhubung internet. dan sebuah Notebook yang dapat digunakan untuk mengunduh lewat koneksi internet kampus, sehingga dapat melengkapi daftar server reponya.
biasanya saya mengunduh dengan synaptic tapi ditandai di summary “Download package only” dan yahooooo paket beserta dependencynya terunduh dengan otomatis dan tersedia di /var/cache/apt/archive
. lalu yang jadi masalah adalah bagaimana menginstallnya di PC?
pada saat pertama kali saya menggunakan debian/ubuntu saya biasa menggunakan cara “% sudo dpkg -i $path/*.deb”. seiring berjalan waktu saya bertanya-tanya adakah cara untuk melakukan instalasi dengan menggunakan syaptic atau apt-get? ini jawabannya..
pada contoh dibawah ini saya menggunakan settingan yang saya lakukan di komputer saya:
ket : ORE SANJOU == label FD ; WHATECER== mount point partisi data
![]()
1. mengkopi paket-paket dari Notebook ke FD
% sudo chmod -R 777 /var/cache/apt/archive/*.deb
% sudo cp /var/cache/apt/archive/*.deb /media/ORE\ SANJOU/
umount FD untuk memastikan data tersimpan sempurna
% sudo umount /dev/sda1
2. membuat skema direktori repositori
- masuk folder partisi yang saya gunakan untuk menyimpan paket-paket repositori
% cd /media/WHATECER
- membuat skema direktori repositori
% mkdir debian
% mkdir debian/temp
% mkdir debian/dists
% mkdir debian/dists/main
% mkdir debian/dists/main/restricted
3. memindahkan paket-paket dari FD ke PC
% sudo mv /media/ORE\ SANJOU/*.deb debian/temp/
4. pastikan semua direktory dan paket-paket dapat diakses mod 777 atau 655
% sudo chmod -R 777 debian
5. membuat daftar paket-paket
% sudo dpkg-scanpackages debian/temp/ /dev/null | gzip -9c > debian/Packages.gz
% sudo cp debian/Packages.gz debian/dists/main/restricted
5. menambahkan ke daftar repositori PC
- membuka daftar source paket
% sudo gedit /etc/apt/sources.list
- tambahkan line dibawah ini dan save.
deb file:/media/WHATECER/debian main restricted
6. REPOSITORY SIAP DIGUNAKAN.. cukup tekan tombol “Reload” di synaptic atau “% sudo apt-get update” dan saya pun sekarang sudah dapat melakukan instalasi dengan menggunakan synaptic atau apt-get
notes :
1. bila mengunduh paket “tanpa” APT/synaptic siapkan DVD repo untuk menutupi dependency bila dibutuhkan.
2. karena penggunaan bash itu “CASE SENSITIVE” maka harap diperhatikan Packages.gz dimulai dengan “P” kapital, karena APT/synaptic akan mencari file Packages.gz bukan packages.gz …
3. apabila ada paket baru cukup di tambahkan ke folder paket lalu ulang mulai langkah 4.
work to do :
1. adakah cara menghemat waktu untuk melakukan langkah 4-5 dengan cepat dan mudah?? saya sudah coba menggunakan launcher dan .sh tapi belum juga berhasil
.
2. mengatur penempatan paket seperti skema standar debian. dapat hint “apt-move” tapi masih belum mengerti penggunaanya.
3. membuat repository dalam CD/DVD dengan paket-paket pilihan sendiri.
Hello World CakePHP
CakePHP adalah merupakan salah PHP framework yang populer saat ini, dengan konsep MVC nya, menurutku sangat mudah melakukan maintain, modularisasi, dsb. Ditambah dengan fasilitas helper, vendor, AJAX dll membuat webku cakep. Ditambah dengan seorang teammate keren kayak uyab, jadilah baker yang bisa membuat kue agak enak.Oke, ga pake lama, yang pengen aku kasih tau buat postingan pertama tentang CakePHP adalah :
- Download cakephp
- Extract di web dir
- Penuhi prerequisitenya:
- mod_rewrite enabled
- allowoverride di folder cakephp ditempatkan
- Buat database dengn aturan:
- Nama table harus plural
ex : persons, users, categories - Primary tiap table namanya id type int dan auto increment
- Definisikan relasi antar tabel jika memang ada (pilih one to one, one to many, many to many)
- Nama table harus plural
- Mulai manggang
- Masuk ke direktori cake/scripts
- Jalankan perintah
php bake.php - Ikuti prompt yang dimunculkan di console
- Jalankan perintah
- Masuk ke direktori cake/scripts
Hehehe itu dulu deh… entar lanjut dengan lain-lainnya, ada vendor, helper, AJAX dan lain lain tapi kalo pengen seru nyoba aja manggang sendiri. Pengalaman bikin kue gosong ternyata seru juga hehehe….
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


